LAPORAN KEGIATAN
FOLLOW UP TRAINING MESSENGGER
SCHOOL IMMAWATI LAMPUNG
Metro 05-06 Januari 2013
A. Muqodimah
Alhamdulillah, segala puji hanya milik Alloh, berkat Rahmat
taufik dan hidayahnya kita semua masih bisa merasakan nikmat oksigen yang
insyaalloh menambah rasa syukur setiap kali menghirupnya.
Sholawat serta salam semoga
senantiasa terlimpah curahkan kepada revolusioner peradaban dunia Muhammad SAW.
Karena rasullulloh-lah kita bisa menikmati manisnya iman Islam.
IMMawati merupakan bagian integral dalam tubuh ikatan (SPI).
Bagian yang tidak terpisahkan dalam tubuh ikatan. Tuntutan progresifitas
disetiap langkahnya memunculkan gagasan untuk melakukan pembinaan khusus
IMMawati dalam tubuh ikatan.
Pasca pelatihan advokasi berbasis gender yang diadakan bidang
IMMawati DPP IMM di UHAMKA 14 februari 2012, mendapatkan pencerahan yaitu Messenger School IMMawati. Ms School IMMawati
merupakan perkaderan pendukung yang digawangi bidang IMMawati. Pelaksanaannya
berjenjang mulai dari MS dasar, madya, dan paripurna. Dengan demikian wacana
DPD IMM Lampung mengenai pendidikan khusus IMMawati Lampung tersalurkan.
Lampung memberanikan diri melaksanakan Training messenger school IMMawati dasar yang ke 2 di kancah
Nasional setelah DPD IMM Medan. Pelaksanaan perkaderannya diadakan oleh PC IMM
Metro. Lokasi pelaksananan trainining di komplek Muhammadiyah Metro Pusat, Pada
tanggal 20-23 april 2012. Training ini diikuti oleh empat Pimpinan cabang yang
ada di Lampung, yaitu PC IMM Bandar lampung, PC IMM pring sewu, PC IMM Lamsel,
dan PC IMM Metro.
B. Realisasi
Program
Pasca training dilanjutkan dengan
kegiatan follow up, hal ini dilakukan
mengingat perlunya intensitas pendampingan.
1.
Follow up pertama dilakukan
oleh PC IMM Bandar Lampung, pada bulan Juni di IAIN Raden Intan Bandar Lampung,
yang menghadirkan ibu Handi mulyaningsih Jenis kegiatan pendukung diskusi
Publik.
Hasil Follow Up,
konsolidasi kegiatan IMMawati dan menentukan tempat pertemuan selanjutnya, dan
disepakati di lampung Selatan.
2.
Follow up ke dua di laksanakan
di PC IMM lampung Selatan, tema kegiatan pendukung “Historis sang inspirator
peradaban wanita, nyai Dahlan”, jenis kegiatan diskusi panel.
Hasil follow up ke dua
adalah;
a.
Menghidupkan
kembali kajian IMMawati ditingkat komisariat
b.
Wacana
khusus masing-masing cabang
-
PC
IMM Lamsel: mewacanakan pendekatan khusus IMMawati
-
PC
IMM pring sewu : Inovasi kajian IMMawati
-
PC
IMM Metro: membentuk KTI (komunitas touring IMMawati)
-
PC
IMM Bandar Lampung : menghidupkan kembali kajian
c.
Penugasan
follow up dari tim Instruktur, membuat ToR kegiatan.
3.
Follow up ketiga dilaksanakan
di PC IMM Pringsewu pada bulan oktober tema kegiatan Quovadis IMMawati dalam
tubuh ikatan. Di lakukan dengan diskusi Hasil follow up ke 3 adalah wacana
konsepsi pembinaan tingkat komisariat, sehingganya arah gerak IMMawati dalam
mengambil peran dalam tubuh ikatan tersalurkan.
a.
PC
IMM Pring Sewu melakukan pembinaan melalui intensitas kajian.
b.
PC
IMM Bandar lampung melakukan Pembinaan dengan memberikan bekal keterampilan dan
mewacanakan menghidupkan kembali kajian
c.
PC
IMM lampung selatan, melakukan kajian
d.
PC
IMM Metro menggembirakan kajian.
4. Follow
up ke
empat dilaksanakan PC IMM Metro pada 05-06 Januari 2012, dengan tema “Refleksi Pergerakan Alumni Training
Messenger School Immawati Sebagai Acuan Pengawalan Gerak Pemberdayaan Perempuan
Berprinsip Kontinuitas”. Hasil kegiatan menuangkan empat poin praksis
pemberdayaan IMMawati diantaranya adalah;
a.
Wirausaha
b.
Perkaderan
IMMawati
c.
Menulis
d.
Tutor
sebaya
Keempat
poin tersebut adalah landasan konsepsi menuju praksis pemberdayaan IMMawati
Lampung. Generator konsepsi tidak di laksanakan berdasar lokal wisdom Pimpinan
cabang masing-masing. Akan tetapi masifitas pergerakan yang berdasar arah
pergerakan IMMawati Lampung, sehingganya apa yang menjadi cita-cita bersama
IMMawati bisa dilaksanakan. Dengan tidak mengurangi apa yang menjadi kebutuhan
masing-masing cabang untuk pemberdayaan IMMawati, generator memiliki kewajiban
yang harus melakukan pembinaan kader-kadernya.
C. Penanggung
Jawab Praksis Pemberdayaan
a. Wirausaha
(Fitri Purnamasari)
1. IMMawati
Ayu sri rahayu (Metro)
2.
IMMawati
Laili (Metro)
3.
IMMawati
Surti anjayani (Metro)
4.
IMMawati
Uus (Pring Sewu)
5.
IMMawati
mely (Bandar lampung)
6.
IMMawati
Msyitoh (Bandar lampung)
7.
IMMawati
Ima (Bandar lampung)
8.
IMMawati
ana yuliantin (Lampung Selatan)
9.
IMMawati
Yesi NK (Lampung Selatan)
b. Menulis
(Rusma Melinda)
1. IMMawati
siti nur azizah (Lampung Selatan)
2.
IMMawati
Ratna sari (Pring Sewu)
3.
IMMawati
Yunita sari (Pring Sewu)
4.
IMMawati
Siti aminah (Metro)
5.
IMMawati
Tri hastika mora (Bandar lampung)
6.
IMMawati
Nuni nuryamah (Metro)
7.
IMMawati
Azizah mutia (Lampung utara)
8. IMMawati Tika Mawarni (Metro)
c. Perkaderan
(Hesti Qumaira)
1. IMMawati
Ida wahyuni (Pring Sewu)
2.
IMMawati
Kama nur anisa (Metro)
3.
IMMawati
Naila milaturahmah (Metro)
4.
IMMawati
Ria ermala (Lampung Selatan)
5.
IMMawati
Mardiana (Lampung utara)
d. Tutor
sebaya (Sugiarto)
1.
IMMawati
Titi nurbaiti (Bandar lampung)
2.
IMMawati
Putri utami (Pring Sewu)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar