Rabu, 20 Maret 2013

FOLLOW UP TRAINING MESSENGGER SCHOOL IMMAWATI LAMPUNG


LAPORAN KEGIATAN
FOLLOW UP TRAINING MESSENGGER SCHOOL IMMAWATI LAMPUNG
Metro 05-06 Januari 2013

A.     Muqodimah
Alhamdulillah, segala puji hanya milik Alloh, berkat Rahmat taufik dan hidayahnya kita semua masih bisa merasakan nikmat oksigen yang insyaalloh menambah rasa syukur setiap kali menghirupnya.
Sholawat serta salam semoga senantiasa terlimpah curahkan kepada revolusioner peradaban dunia Muhammad SAW. Karena rasullulloh-lah kita bisa menikmati manisnya iman Islam.
IMMawati merupakan bagian integral dalam tubuh ikatan (SPI). Bagian yang tidak terpisahkan dalam tubuh ikatan. Tuntutan progresifitas disetiap langkahnya memunculkan gagasan untuk melakukan pembinaan khusus IMMawati dalam tubuh ikatan.
Pasca pelatihan advokasi berbasis gender yang diadakan bidang IMMawati DPP IMM di UHAMKA 14 februari 2012, mendapatkan pencerahan yaitu Messenger School IMMawati. Ms School IMMawati merupakan perkaderan pendukung yang digawangi bidang IMMawati. Pelaksanaannya berjenjang mulai dari MS dasar, madya, dan paripurna. Dengan demikian wacana DPD IMM Lampung mengenai pendidikan khusus IMMawati Lampung tersalurkan.
Lampung memberanikan diri melaksanakan Training messenger school IMMawati dasar yang ke 2 di kancah Nasional setelah DPD IMM Medan. Pelaksanaan perkaderannya diadakan oleh PC IMM Metro. Lokasi pelaksananan trainining di komplek Muhammadiyah Metro Pusat, Pada tanggal 20-23 april 2012. Training ini diikuti oleh empat Pimpinan cabang yang ada di Lampung, yaitu PC IMM Bandar lampung, PC IMM pring sewu, PC IMM Lamsel, dan PC IMM Metro.

B.     Realisasi Program
Pasca training dilanjutkan dengan kegiatan follow up, hal ini dilakukan mengingat perlunya intensitas pendampingan.
1.      Follow up pertama dilakukan oleh PC IMM Bandar Lampung, pada bulan Juni di IAIN Raden Intan Bandar Lampung, yang menghadirkan ibu Handi mulyaningsih Jenis kegiatan pendukung diskusi Publik.
Hasil Follow Up, konsolidasi kegiatan IMMawati dan menentukan tempat pertemuan selanjutnya, dan disepakati di lampung Selatan.
2.      Follow up ke dua di laksanakan di PC IMM lampung Selatan, tema kegiatan pendukung “Historis sang inspirator peradaban wanita, nyai Dahlan”, jenis kegiatan diskusi panel.
Hasil follow up ke dua adalah;
a.       Menghidupkan kembali kajian IMMawati ditingkat komisariat
b.      Wacana khusus masing-masing cabang
-          PC IMM Lamsel: mewacanakan pendekatan khusus IMMawati
-          PC IMM pring sewu : Inovasi kajian IMMawati
-          PC IMM Metro: membentuk KTI (komunitas touring IMMawati)
-          PC IMM Bandar Lampung : menghidupkan kembali kajian
c.       Penugasan follow up dari tim Instruktur, membuat ToR kegiatan.
3.      Follow up ketiga dilaksanakan di PC IMM Pringsewu pada bulan oktober tema kegiatan Quovadis IMMawati dalam tubuh ikatan. Di lakukan dengan diskusi Hasil follow up ke 3 adalah wacana konsepsi pembinaan tingkat komisariat, sehingganya arah gerak IMMawati dalam mengambil peran dalam tubuh ikatan tersalurkan.
a.       PC IMM Pring Sewu melakukan pembinaan melalui intensitas kajian.
b.      PC IMM Bandar lampung melakukan Pembinaan dengan memberikan bekal keterampilan dan mewacanakan menghidupkan kembali kajian
c.       PC IMM lampung selatan, melakukan kajian
d.      PC IMM Metro menggembirakan kajian.
4.      Follow up ke empat dilaksanakan PC IMM Metro pada 05-06 Januari 2012, dengan tema “Refleksi Pergerakan Alumni Training Messenger School Immawati Sebagai Acuan Pengawalan Gerak Pemberdayaan Perempuan Berprinsip Kontinuitas”. Hasil kegiatan menuangkan empat poin praksis pemberdayaan IMMawati diantaranya adalah;
a.       Wirausaha
b.      Perkaderan IMMawati
c.       Menulis
d.      Tutor sebaya
Keempat poin tersebut adalah landasan konsepsi menuju praksis pemberdayaan IMMawati Lampung. Generator konsepsi tidak di laksanakan berdasar lokal wisdom Pimpinan cabang masing-masing. Akan tetapi masifitas pergerakan yang berdasar arah pergerakan IMMawati Lampung, sehingganya apa yang menjadi cita-cita bersama IMMawati bisa dilaksanakan. Dengan tidak mengurangi apa yang menjadi kebutuhan masing-masing cabang untuk pemberdayaan IMMawati, generator memiliki kewajiban yang harus melakukan pembinaan kader-kadernya.

C.     Penanggung Jawab Praksis Pemberdayaan
a.      Wirausaha (Fitri Purnamasari)
1.      IMMawati Ayu sri rahayu (Metro)
2.      IMMawati Laili (Metro)
3.      IMMawati Surti anjayani (Metro)
4.      IMMawati Uus (Pring Sewu)
5.      IMMawati mely (Bandar lampung)
6.      IMMawati Msyitoh (Bandar lampung)
7.      IMMawati Ima (Bandar lampung)
8.      IMMawati ana yuliantin (Lampung Selatan)
9.      IMMawati Yesi NK (Lampung Selatan)
b.      Menulis (Rusma Melinda)
1.      IMMawati siti nur azizah (Lampung Selatan)
2.      IMMawati Ratna sari (Pring Sewu)
3.      IMMawati Yunita sari (Pring Sewu)
4.      IMMawati Siti aminah (Metro)
5.      IMMawati Tri hastika mora (Bandar lampung)
6.      IMMawati Nuni nuryamah (Metro)
7.      IMMawati Azizah mutia (Lampung utara)
8.   Tika Mawarni (Metro)

c.       Perkaderan (Hesti Qumaira)
1.      IMMawati Ida wahyuni (Pring Sewu)
2.      IMMawati Kama nur anisa (Metro)
3.      IMMawati Naila milaturahmah (Metro)
4.      IMMawati Ria ermala (Lampung Selatan)
5.      IMMawati Mardiana (Lampung utara)

d.      Tutor sebaya (Sugiarto)
1.      IMMawati Titi nurbaiti (Bandar lampung)
2.      IMMawati Putri utami (Pring Sewu)

FOLLOW UP TRAINING MESSENGGER SCHOOL IMMAWATI LAMPUNG


LAPORAN KEGIATAN
FOLLOW UP TRAINING MESSENGGER SCHOOL IMMAWATI LAMPUNG
Metro 05-06 Januari 2013

A.     Muqodimah
Alhamdulillah, segala puji hanya milik Alloh, berkat Rahmat taufik dan hidayahnya kita semua masih bisa merasakan nikmat oksigen yang insyaalloh menambah rasa syukur setiap kali menghirupnya.
Sholawat serta salam semoga senantiasa terlimpah curahkan kepada revolusioner peradaban dunia Muhammad SAW. Karena rasullulloh-lah kita bisa menikmati manisnya iman Islam.
IMMawati merupakan bagian integral dalam tubuh ikatan (SPI). Bagian yang tidak terpisahkan dalam tubuh ikatan. Tuntutan progresifitas disetiap langkahnya memunculkan gagasan untuk melakukan pembinaan khusus IMMawati dalam tubuh ikatan.
Pasca pelatihan advokasi berbasis gender yang diadakan bidang IMMawati DPP IMM di UHAMKA 14 februari 2012, mendapatkan pencerahan yaitu Messenger School IMMawati. Ms School IMMawati merupakan perkaderan pendukung yang digawangi bidang IMMawati. Pelaksanaannya berjenjang mulai dari MS dasar, madya, dan paripurna. Dengan demikian wacana DPD IMM Lampung mengenai pendidikan khusus IMMawati Lampung tersalurkan.
Lampung memberanikan diri melaksanakan Training messenger school IMMawati dasar yang ke 2 di kancah Nasional setelah DPD IMM Medan. Pelaksanaan perkaderannya diadakan oleh PC IMM Metro. Lokasi pelaksananan trainining di komplek Muhammadiyah Metro Pusat, Pada tanggal 20-23 april 2012. Training ini diikuti oleh empat Pimpinan cabang yang ada di Lampung, yaitu PC IMM Bandar lampung, PC IMM pring sewu, PC IMM Lamsel, dan PC IMM Metro.

B.     Realisasi Program
Pasca training dilanjutkan dengan kegiatan follow up, hal ini dilakukan mengingat perlunya intensitas pendampingan.
1.      Follow up pertama dilakukan oleh PC IMM Bandar Lampung, pada bulan Juni di IAIN Raden Intan Bandar Lampung, yang menghadirkan ibu Handi mulyaningsih Jenis kegiatan pendukung diskusi Publik.
Hasil Follow Up, konsolidasi kegiatan IMMawati dan menentukan tempat pertemuan selanjutnya, dan disepakati di lampung Selatan.
2.      Follow up ke dua di laksanakan di PC IMM lampung Selatan, tema kegiatan pendukung “Historis sang inspirator peradaban wanita, nyai Dahlan”, jenis kegiatan diskusi panel.
Hasil follow up ke dua adalah;
a.       Menghidupkan kembali kajian IMMawati ditingkat komisariat
b.      Wacana khusus masing-masing cabang
-          PC IMM Lamsel: mewacanakan pendekatan khusus IMMawati
-          PC IMM pring sewu : Inovasi kajian IMMawati
-          PC IMM Metro: membentuk KTI (komunitas touring IMMawati)
-          PC IMM Bandar Lampung : menghidupkan kembali kajian
c.       Penugasan follow up dari tim Instruktur, membuat ToR kegiatan.
3.      Follow up ketiga dilaksanakan di PC IMM Pringsewu pada bulan oktober tema kegiatan Quovadis IMMawati dalam tubuh ikatan. Di lakukan dengan diskusi Hasil follow up ke 3 adalah wacana konsepsi pembinaan tingkat komisariat, sehingganya arah gerak IMMawati dalam mengambil peran dalam tubuh ikatan tersalurkan.
a.       PC IMM Pring Sewu melakukan pembinaan melalui intensitas kajian.
b.      PC IMM Bandar lampung melakukan Pembinaan dengan memberikan bekal keterampilan dan mewacanakan menghidupkan kembali kajian
c.       PC IMM lampung selatan, melakukan kajian
d.      PC IMM Metro menggembirakan kajian.
4.      Follow up ke empat dilaksanakan PC IMM Metro pada 05-06 Januari 2012, dengan tema “Refleksi Pergerakan Alumni Training Messenger School Immawati Sebagai Acuan Pengawalan Gerak Pemberdayaan Perempuan Berprinsip Kontinuitas”. Hasil kegiatan menuangkan empat poin praksis pemberdayaan IMMawati diantaranya adalah;
a.       Wirausaha
b.      Perkaderan IMMawati
c.       Menulis
d.      Tutor sebaya
Keempat poin tersebut adalah landasan konsepsi menuju praksis pemberdayaan IMMawati Lampung. Generator konsepsi tidak di laksanakan berdasar lokal wisdom Pimpinan cabang masing-masing. Akan tetapi masifitas pergerakan yang berdasar arah pergerakan IMMawati Lampung, sehingganya apa yang menjadi cita-cita bersama IMMawati bisa dilaksanakan. Dengan tidak mengurangi apa yang menjadi kebutuhan masing-masing cabang untuk pemberdayaan IMMawati, generator memiliki kewajiban yang harus melakukan pembinaan kader-kadernya.

C.     Penanggung Jawab Praksis Pemberdayaan
a.      Wirausaha (Fitri Purnamasari)
1.      IMMawati Ayu sri rahayu (Metro)
2.      IMMawati Laili (Metro)
3.      IMMawati Surti anjayani (Metro)
4.      IMMawati Uus (Pring Sewu)
5.      IMMawati mely (Bandar lampung)
6.      IMMawati Msyitoh (Bandar lampung)
7.      IMMawati Ima (Bandar lampung)
8.      IMMawati ana yuliantin (Lampung Selatan)
9.      IMMawati Yesi NK (Lampung Selatan)
b.      Menulis (Rusma Melinda)
1.      IMMawati siti nur azizah (Lampung Selatan)
2.      IMMawati Ratna sari (Pring Sewu)
3.      IMMawati Yunita sari (Pring Sewu)
4.      IMMawati Siti aminah (Metro)
5.      IMMawati Tri hastika mora (Bandar lampung)
6.      IMMawati Nuni nuryamah (Metro)
7.      IMMawati Azizah mutia (Lampung utara)
8.   IMMawati Tika Mawarni (Metro)

c.       Perkaderan (Hesti Qumaira)
1.      IMMawati Ida wahyuni (Pring Sewu)
2.      IMMawati Kama nur anisa (Metro)
3.      IMMawati Naila milaturahmah (Metro)
4.      IMMawati Ria ermala (Lampung Selatan)
5.      IMMawati Mardiana (Lampung utara)

d.      Tutor sebaya (Sugiarto)
1.      IMMawati Titi nurbaiti (Bandar lampung)
2.      IMMawati Putri utami (Pring Sewu)